Get Adobe Flash player

Beranda

Bahan Alami untuk Pestisida Organik Sederhana

Abu kayu

Campurkan abu kayu (2 bagian) : air (4 bagian) : kapur mati (1 bagian)

Taburkan sekitar daerah perakaran.

Catatan : cocok untuk mengendalikan nematoda (cacing lembut pengganggu tanaman)

(lebih…)

Mikroorganisme Penyubur Tanah

Ada berbagai jenis mikroorganisme penyubur tanah, seperti Azotobacter sp., Nitrobacter sp, Rhizobium, Penicillium, Bacillus subtilis, Lactobacillus sp. Dan lain-lain. Mikkroorganisme tersebut berkembang dengan baik bilamana persyaratan tumbuhnya dipenuhi. Mikroorganisme tersebut berkembang bila ada makanan yang cocok, cukup oksigen dan air, tidak terkena sinar matahari langsung, suhu tidak terlalu panas serta ada sedikit zat gula. (lebih…)

Sekilas berbagai model budidaya cacing tanah

Budidaya Cacing dengan tanah sebenarnya ada beberapa jenis. Diantaranya yang paling popular adalah jenis Lumbricus rubellus dan jenis Pheritima. Banyak yang salah kaprah terutama dengan kedua jenis cacing ini. Di pasaran pakan ternak bahkan pernah ditemukan penjual cacing yang dikemas dengan judul “cacing lumbricus perrytima super’. Meskipun konsumen tak ambil pusing dengan nama atau jenis cacing yang dibeli, namun hal tersebut perlu kita luruskan.Sekilas kedua cacing ini mirip, tetapi masing-masing punya karakteristik yang berbeda. (lebih…)

Ramuan untuk mengendalikan hama2 pada tanaman bawang merah

Ramuan 1

Bahan :

  • Daun mimba                               1 kg
  • Umbi gadung racun                       2 buah
  • Deterjen atau sabun colek              sedikit
  • Air                                             20 liter

(lebih…)

Daftar Aneka Jenis Tanaman Bio-Insektisida

Berikut aneka jenis tanaman bio insektisida yang bisa anda coba; (lebih…)

Meningkatkan mutu jerami pakan ternak

ternak sapiJerami padi di negeri ini tersedia hampir di seluruh wilayah. Setiap musim panen padi tiba, jutaan ton jerami padi terhampar. Jika jumlah sawah di Kabupaten Sleman 42.600 hektar, maka tersedia sebanyak 42.600  ton jerami padi ( dengan perkiraan prodktivitas padi 5 ton per ha). Sebagian diambil petani untuk pakan sapi, sebagian dibiarkan di sawah untuk digunakan pupuk, sebagian besar dibakar. Perlakuan terhadap jerami padi tersebut masing-masing memiliki alasan yang dapat dibenarkan. Petani yang membawa jerami kerumah unutuk diberikan ternaknya, beraslasan bahwa jerami dapat digunakan sebagai pakan ternak sapi. Petani yang membiarkan disawah, beralasan bahwa jika jerami dibiarkan di sawah dan dibenamkan dalam tanah, maka tanah setempat sudah mencukupi kebutuhan kalium untuk musim tanam berkutnya. Sedangkan yang membakar, alasnya adalah biar tidak mengganggu proses pembajakan sawah yang akan dilakukan, sekaligus membersihkan bibit penyakit dan hama padi. Semua benar. Namun, dari semua alasan yang ada, sebenarnya dapat disatukan, bahkan disempurnakan. Kuncinya adalah bagaimana memanfaatkan jerami sehingga sawahnya bebas hama dan penyakit setelah panen, cukup kalium dan ternaknya kenyang? (lebih…)

Berbagai obat trasional untuk ternak (yang terlupakan)

ternak sapiPemanfaatan obat tradisional dianjurkan karena selain dapat menghemat biaya, juga dapat mengurangi ketergantungan petani peternak terhadap obat-obat ternak pabrik yang biasanya kurang bahkan tidak tersedia di pedesaan. Lagipula ternak sakit dapat segera ditolong karena tumbuh-tumbuhan berkhasiat obat biasanya banyak terdapat di pedesaan. Diantaranya adalah obat tradisional untuk ternak sapi.

  (lebih…)

Tahukah Anda?

Dengan memilah sampah rumah tangga, kita memiliki keuntungan :

Mudah menjual atau memberikannya kepada pemulung sewaktu waktum sehingga memberi penghasilan tambahan.

Meminimalkan tercecernya sampah ke sungai, perairan, atau tanah, sehingga tidak mencemari lingkungan

Mengurangi sumber sampah di area rumah, dimulai dengan memilih barang yang benar-benar dibutuhkan saat sedang belanja

< |||| >
Agenda
Who's Online
  • 0 Members.
  • 1 Guest.

Kunjungan sejak 2012

Your IP: 54.82.112.193