Get Adobe Flash player

Author Archive

Umat Muslim – Menamam pohon Memanen Jariyah

manfaat menanam pohon

Manfaat menanam pohon

Menanam pohon selain bermanfaat bagi bumi dan penghuninya, bagi umat Islam juga merupakan amal jariyah.

Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi Wa Sallam:

فَلاَ يَغْرِسُ الْمُسْلِمُ غَرْسًا فَيَأْكُلَ مِنْهُ إِنْسَانٌ وَ لاَ دَابَّةٌ وَ لاَ طَيْرٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةً إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

“Tidaklah seorang muslim menanam tanaman lalu tanaman itu dimakan manusia, binatang ataupun burung melainkan tanaman itu menjadi sedekah baginya sampai hari kiamat.” (HR. Imam Muslim )

Si Teman Kecil Petani yang Pandai Menjagai Padi

laba-laba loncat - phidipus sp-merupakan predator atau musuh alami yang memangsa hama wereng walang dan serangga kecil lainnya

laba-laba loncat - phidipus sp-bisa melahap 2-8 ekor belalang saban harinya.

Laba-laba loncat (Phidippus sp) merupakan sahabat petani karena secara alami memangsa beberapa jenis hama padi. Teman petani ini menyukai kondisi yang kering (lahan kering)  dan tinggal (berada) di daun padi. Biasanya mereka bersembunyi di dalam rongga kecil dalam lipatan daun sebagai tempat hidup sekaligus menunggu mangsa berupa wereng, belalang dan serangga kecil lainya. Laba-laba dewasa dapat memakan 2-8 mangsa setiap harinya.

Laba-laba betina menjagai kelompok telur dan menghasilkan 60-90 keturunan. Dengan siklus hidup 2-4 bulan, teman kecil petani kita ini dapat menjagai areal persawahan dari merebaknya hama wereng, belalang, dsb. Tentu saja, penggunaan pestisida kimia akan menganggu atau bahkan melenyapkan keberadaan mereka.

Burung hantu Jawa / Serak Jawa (Tyto Alba) Sang Pengendali Tikus

Rumah-rumahan yang sengaja dipasang di areal persawahan guna sarang Burung Hantu /Serak Jawa (Tyto alba) yang menjadi musuh alami hama tikus.Sepasang burung hantu bisa melindungi 25 hektar tanaman padi. Dalam waktu satu tahun, satu ekor burung hantu dapat memangsa 1300 ekor tikus.Penggunaan burung hantu bisa menurunkan serangan tikus pada lahan perkebunan maupun pertanian hingga di bawah 5 persen.

Burung hantu merupakan predator alami dari hama tikus dan musuh bebuyutan tikus di alam bebas. Burung hantu lebih efektif dibandingkan pengendalian tikus menggunakan racun tikus, gropyokan (perburuan tikus melibatkan banyak orang secara bersama-sama dan serempak) dan lain-lain. Sebagai predator alam, burung hantu jenis Serak Jawa merupakan pemburu tikus yang paling populer dan andal, baik di perkebunan kelapa sawit maupun di pertanian padi.  Dari segi biaya, pengendalian serangan tikus menggunakan burung hantu lebih rendah 50 persen dibandingkan penanggulangan tikus secara kimiawi.

5 Cara Hemat Kertas, Selamatkan Hutan!

pikirkan dulu 5 hal ini sebelum kamu ngeprint
5 Hal Sepele ini bisa jadikan kamu penyelemat hutan ;

  1. Jangan terima brosur/pamflet/kertas-kertas gratis lainnya yang tidak kamu butuhkan.
  2. Pakai tas kain yang kamu bawa dari rumah daripada memakai kantong kertas atau plastik saat berbelanja.
  3. Gunakan sapu tangan daripada menggunakan tissue.
  4. Gunakan serbet kertas di kafe sesedikit mungkin
  5. Ajak teman dekat atau orang-orang disekitar kamu untuk hemat kertas sehingga budaya positif ini akan dapat terus menyebar.

 

Less Paper – Save The Tree

Untuk membuat 15 rim kertas ukuran A4 memerlukan bahan sekitar 1 pohon. Setiap 700 eks lembar koran yang dibaca setiap harinya membutuhkan bahan sekitar 10-17 pohon.

Untuk membuat 15 rim kertas A4 diperlukan bahan sekitar 1 pohon. Tiap 700 eks koran yang dibaca tiap hari membutuhkan sekitar 10-17 pohon.

Hemat kertas adalah cara paling sederhana yang bisa kita kontribusikan untuk mengurangi kebutuhan membabat hutan alam. Dengan menghemat kertas, kita dapat mengurangi tekanan terhadap hutan alam, mengurangi penggunaan energi dan mencegah perubahan iklim, membatasi polusi air, udara, dan mengurangi sampah. Tahukah Anda, dari total hutan dataran rendah yang hilang di Sumatera antara tahun 1990 sd 2000, hampir 65-80% ditebang untuk membuka perkebunan dan hutan tanaman industri guna memproduksi bubur kertas untuk memenuhi kebutuhan kertas kita.

Kunjungan SDIT Nurul Islam – Gamping – 16 Januari 2018


Read the rest of this entry »

Sekilas Budidaya Sayuran Organik Terpadu

lahan budidaya organik pak fauzi-dok foto roemahorganik

lahan budidaya organik pak fauzi-dok foto roemahorganik

Paradigma pertanian yang  bercorak monokultur dan padat asupan dari luar mendapat koreksi dari berbagai kalangan. Pola p

ertanian tersebut mengakibatkan ketergantungan petani pada berbagai asupan luar seperti pupuk kimia, pestisida kimia, aneka benih dan menurunnya variasi keanekaragaman hayati yang berguna bagi kehidupan.

Apabila dicermati maka pertanian model revolusi hijau mengakibatkan dampak negatif yaitu:

  • Terjadi kerusakan lahan pertania. Lahan menjadi tandus, kesuburan menurun, dan tercemar pestisida.
  • Hama menjadi resisten dan terjadi resurgensi hama.
  • Pendapatan petani yang rendah karena lahan sempit dan sarana produksi yang mahal.
  • Semakin banyaknya bahan makanan yang tidak sehat karena tercemar pestisida dan pupuk kimia.

Disamping itu muncul tren makanan instant dan cepat saji. Adanya bahan tambahan sintetis sebagai : pengawet, penyedap rasa, pewarna, pemanis,dan  pengental. Makanan lokal diabaikan,semakin tersisih dan tidak dikenal lagi oleh generasi muda. Read the rest of this entry »

Lama terurainya bahan-bahan sintetis mapun organik

lama bahan terurai

PGPR Plant Growth Promoting Rhizobacteria

akar bambu

Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) atau rizobakteri pemacu pertumbuhan tanaman adalah kelompok bakteri menguntungkan yang dimanfaatkan untuk membantu petani dalam pemeliharaan tanaman karena bakteri ini telah teruji mampu meningkatkan jumlah perakaran halus, menambah luas permukaan akar dan meningkatkan kemampuan menyerap nutrisi dan air yang menjadikan tanaman lebih bugar sehingga lebih tahan terhadap gangguan OPT/ organisme penggangu tanaman atau mampu mengkompensasi kerusakan. Cara pembuatan PGPR relatif mudah dan murah dengan bahan-bahan yang ada di sekitar kita. Read the rest of this entry »