Get Adobe Flash player

Pelatihan Skala Lahan Terbatas

pelatihan budidaya organikBudidaya organik bisa dimulai dalam skala rumah tangga. Selain untuk mengurangi ketergantungan membeli dari pasar, budidaya organik skala rumah tangga juga lebih menjamin kecukupan gizi dan kualitas pangan yang sehat. Salah satunya dengan model budidaya organik di teras rumah. Cocok untuk wilayah perkotaan ataupun rumah tangga.

           Di kawasan perkotaan, dengan permasalahan yang kompleks dan keterbatasan lahan, pertanian organik ini bisa dilakukan dengan metode-metode khusus. Beberapa metode yang dikembangkan diantaranya pertanian vertikulture, musuh alami/agens hayati, akuaponik dsb.

          Metode ini juga dapat diterapkan pada kelompok-kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan bahkan dengan tidak punya lahan sama sekali. Secara ekonomis, hasil dari budidaya ini selain bisa untuk mencukupi pemenuhan rumah tangga sendiri, juga bisa dipasarkan secara luas.         


Metode Pelatihan :

  • Pendidikan orang dewasa
  • Tanya jawab & Diskusi 
  • Praktek lapang
  • Studi Kasus

Output atau capaian dari pelatihan ini yakni peserta pelatihan dapat menerapkan budidaya sayuran organik di halaman rumah  atau menyesuaikan media serta lahan yang dimilikinya.


Secara umum materi utama yang disiapkan :  terdiri dari 40 % teori dan 60% praktek

1) Konsep Pertanian organik terpadu

- Konsep dasar pertanian organik

- Praktek pembuatan pupuk kompos

2) Budidaya Pertanian di lahan terbatas (urban/perkotaan)

- Konsep dasar pertanian di lahan terbatas perkotaan,

Dengan beberapa sub materi ; Persiapan dan penyemaian benih, persiapan media tanam, pengendalian hayati hama dan penyakit, Panen & Manajemen keberlanjutan budidaya

- Praktek budidaya sayuran dalam berbagai media alternatif (pot, polybag, talang)  dan  vertikultur

- Pengenalan model budidaya aquaponik (budidaya terpadu ikan dengan sayuran)


⇒ Fasilitas : Makan & Minum, Modul (panduan budidaya), bibit

⇒ Waktu /Sesi ; 4 sd 8 Jam (Menyesuaikan Sesi)

⇒ Kontribusi ; mulai dari   Rp. 150 ribu per orang