Get Adobe Flash player

Peningkatan Mutu Jerami Padi

fermentasi pakan jerami padi 2

fermentasi pakan jerami padi

Agar jerami lebih bergizi, maka lignin dan silicanya harus di urai supaya gizinya dapat dicerna. Berbagai cara mengolah jerami agar menjadi lebig bergizi adalah sebagai berikut :

1. Amoniasi Jerami

Prinsipnya jerami dilunakkan kemudian ditambahkan amoniak atau nitrogen kedalamnya, agar protein dan serat kasarnya dapat dicerna dan jumlah bakteri pencernaan dalam perut sapi bertambah jumlahnya sehingga lebih baik mencernanya. Manfaat amoniasi jerami adalah sebagai berikut :

    1. Menaikan 200-300 % kandungan protein kasarnya
    2. Meningkatkan daya cerna jerami sebesar 60-62%
    3. Menaikan konsumsi pakan sebesar 31-43 %

Cara mengolah :

Siapkan Peralatan : Ember air, Drum plastik atau plastik lembaran.

Siapkan bahan : Jerami 100 kg, urea 4-6 kg dan air 100 kg

  1. Masukan jerami kedalam drum plastik dan injak-injak sampai padat setinggi 20 cm
  2. Siram dengan air sampi basah
  3. Taburi urea hingga merata (urea dapat diganti dengan pupus gleresede atau daun komposan)
  4. Masukan lagi jerami, injak sampai padat setinggi 20 cm
  5. Siram dengan air sampai basah
  6. Taburi dengan urea/ potongan pupus gleresede/ potongan daun komposan hingga merata
  • Begitu seterusnya hingga drum penuh sesak.
  1. Tunggu hingga 2 minggu baru diberikan ternak setelah diangin-anginkan

Pemberian pada ternak

  1. Sapi dan kerbau  sebanyak 15 kg untuk bobot ternak ± 300 kg ditambah dengan konsentrat
  2. Untuk Domba sebyak 1 kg ditambah konsentrat

 

2. Fermentasi Jerami

Prinsipnya jerami dibuat tape dengan menggunakan bakteri rumen agar jerami mudah dicerna dan meningkat proteinnya.

Cara mengolah :

Siapkan peralatan : Tempat di lantai tanah, ember air

Siapkan bahan : Jerami 500 kg,  Rami Plus/Starbio 1 kg

    1. Jerami ditumpuk dan dinjak sampai padat sampi ketinggian 20 cm
    2. Siram dengan air. Jika Rami Plus bentuknya pasta, campurkan dulu dengan air.
    3. Taburi dengan rami plus/starbio/ EM4/ Ragi tanah hingga merata (bila raginya dalam keadaan cair, maka bisa dengan cara disemprotkan setelah dicampur larutan gula dan air)
    4. Tutup dengan jerami lagi
    5. ulangi langkah 2 sampai jerami habis
    6. Tutup permukaan dengan jerami, jika ada tutup dengan plastic.
    7. Biarkan 2-3 minggu
    8. Berikan pada ternak domba, sapi atau kerbau. Sebelum diberikan angin-anginkan dulu selam 12 jam

 

3. Silase Jerami Padi

Prinsipnya hampir sama dengan fermentasi jerami, namun silase ini adalah untuk jerami yang masih basah diolah agar terjadi fermentasi dengan bakteri asam laktat yang ada dalam alam.

Cara mengolah :

Siapkan alat : Drum plastik, atau plastik lembaran atau plastik kantong

Siapkan bahan : 100 kg jerami basah, 10 kg dedak atau 10 liter air tetes/air gula

  1. Masukkan jerami basah dalam drum sambil dipadatkan
  2. larutkan 2-5  liter tetes dalam  5 liter air
  3. Siramkan air gula atau tetes pada jerami hingga merata
  4. Jika menggunakan dedak, taburkan dedak merata di permukaan jerami (gunakan salah satu saja, dedak saja atau ntetes saja)
  5. Masukan lagi jerami sambil dipadatkan
  6. Ulangi langkah 3
  7. Biarkan 3 minggu
  8. Jika sudah 3 minggu, jerami dapat diberikan sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan. Sebelum diberikan angin-anginkan dulu selam 12 jam

 4. Straw Mix

Prinsipnya adalah menyiapkan pakan dimasa musim sulit pakan hijauan. Jerami dicampur dengan tetes dan konsentrat agar memenuhi kebutuhan ternak sapi, kerbau atau domba.

Cara Mengolahnya :

Siapkan alat : Ember

Siapkan bahan : Jerami kering 6 kg,  Tetes tebu 2 kg, Konsentrat 2 kg

  1. Jerami dipotong kecil-kecil (5-8 cm)
  2. Campurkan jerami dengan tetes hingga merata
  3. Campukan dengan konsentrat hingga merata
  4. Berikan langsung kepada ternak ( untuk sapi bobot 400 kg, berikan sebanyak 10 kg) pada pagi dan sore hari.
  5. Jangan lupa berikan air minum sesuai kebutuhan.

 

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: